PM Jepang Sanae Takaichi Kirim Persembahan ke Kuil Yasukuni, Korea Selatan Nyatakan Penyesalan
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengirimkan persembahan ritual ke Kuil Yasukuni di Tokyo pada Sabtu untuk menandai dimulainya festival musim gugur yang berlangsung selama tiga hari. Pengiriman persembahan tersebut dilakukan Takaichi dalam kapasitas resminya sebagai kepala pemerintahan. Menurut laporan Kyodo News yang mengutip narasumber yang dekat dengan perdana menteri, Takaichi berencana untuk menahan diri dan tidak melakukan kunjungan langsung secara pribadi ke kuil tersebut selama rangkaian festival.
Latar Belakang
Kuil Yasukuni di Tokyo dipandang oleh negara-negara tetangga Jepang, termasuk Korea Selatan dan kawasan sekitarnya, sebagai simbol dari masa lalu imperialisme serta militerisme Jepang. Tindakan penghormatan maupun persembahan oleh pejabat publik Jepang ke situs tersebut secara historis selalu menjadi isu sensitif dalam relasi diplomatik kawasan.
Mengapa Penting?
Langkah ritual ini menunjukkan dinamika yang kompleks dalam politik luar negeri Jepang, di mana pemimpin negara berupaya memenuhi tradisi ritual dalam negeri sembari membatasi tindakan fisik agar tidak memperburuk hubungan diplomatik dengan negara-negara tetangga.
Dampak
Pemerintah Korea Selatan secara resmi menyampaikan penyesalannya atas pengiriman persembahan ritual oleh PM Sanae Takaichi ke kuil yang sarat catatan sejarah tersebut.
Perkembangan Selanjutnya
Publik dan diplomat regional menantikan apakah PM Takaichi akan tetap konsisten membatasi diri dari kunjungan langsung hingga festival musim gugur tiga hari itu selesai.
Klaim & fakta kunci (3)
- Fakta terverifikasiPM Jepang Sanae Takaichi mengirimkan persembahan ritual ke Kuil Yasukuni dalam kapasitasnya sebagai perdana menteri untuk pembukaan festival musim gugur tiga hari. — The Korea Herald
- Pernyataan resmiPemerintah Korea Selatan menyatakan penyesalan atas persembahan ritual yang dikirimkan oleh PM Takaichi ke Kuil Yasukuni. — The Korea Herald
- AnalisisPM Sanae Takaichi berencana untuk tidak berkunjung langsung ke Kuil Yasukuni selama berlangsungnya festival musim gugur. — The Korea Herald
Sumber (4)
- Japan Today: Takaichi sends offering to Yasukuni Shrine for autumn riteTerbit 17 Okt 2026, 15.03 · pertama terlihat 17 Okt 2026, 15.13
- The Korea Herald: Seoul expresses regret over Takaichi's offering to controversial war shrineTerbit 17 Okt 2026, 14.25 · pertama terlihat 17 Okt 2026, 15.13
- Yonhap News Agency: Gov't expresses regret over Takaichi's offering to controversial war shrineTerbit 17 Okt 2026, 14.06 · pertama terlihat 17 Okt 2026, 15.13
- The Japan Times: Takaichi makes ritual offering to Yasukuni ShrineTerbit 17 Okt 2026, 14.06 · pertama terlihat 17 Okt 2026, 15.13